Maskapai Asia Bangkit Kuasai Dunia

Bookmark and Share
INILAH.COM, Jakarta – Maskapai penerbangan, terutama dari kawasan Asia gencar memperbaiki diri. Tak heran, bila mereka berhasil masuk dalam jajaran maskapai internasional terbaik dunia.  
International Air Transport Association (IATA) mengungkapkan, jumlah penumpang maskapai penerbangan pada rute internasional meningkat setiap bulannya per April, dibandingkan 2011.  Hal ini terjadi di tengah membubungnya harga minyak mentah dunia dan berkembangnya ketidakpastian ekonomi.
Selain itu, produsen pesawat terbesar kedua dunia, Boeing, memprediksi bahwa lalu lintas udara global akan terus naik 5% per tahun selama 20 tahun ke depan.
Dengan semakin banyak orang memutuskan untuk terbang, beberapa maskapai penerbangan pun berbenah. Mereka menyodorkan keunggulan khas, untuk bersaing memberikan pelayanan terbaik.
Dalam penghargaan tahunannya, World Airline Awards menganugerahi 10 maskapai penerbangan internasional terbaik dunia.  Penilaian dilakukan oleh perusahaan riset pasar Inggris Skytrax. Mereka  mengaudit maskapai dan bandara, melakukan penelitian untuk penerbangan komersial, selain mengelola situs review konsumen AirlineQuality.com.
Peringkat didasarkan pada kepuasan pelanggan secara keseluruhan, baik di kelas satu, bisnis dan ekonomi, dengan menggunakan survei lebih dari 18 juta penumpang pesawat seluruh dunia. Survei ini meliputi 38 aspek individu untuk layanan penerbangan, seperti check-in, boarding, kenyamanan kursi, kebersihan, makanan dan minuman dan layanan staf.
Dari sepuluh maskapai, tidak ada maskapai Amerika Utara atau Eropa Barat yang masuk dalam daftar.
Enam maskapai berasal dari Asia, tiga dari Timur Tengah serta satu dari Istanbul,  yang merupakan transkontinental  antara Asia dan Eropa.
Dari Timur Tengah, maskapai yang terpilih adalah Qatar Airways,  Etihad Airways dan Emirates. Kemudian Turkish Airlines dari Istanbul. Sedangkan enam maskapai dari Asia, adalah Asiana Airlines, Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, All Nippon Airways, Thai Airways dan Malaysia Airlines
Maskapai Asia tampaknya cukup sukses menarik minat pelanggan, dengan beraneka ragam kreativitasnya. Misalkan Malaysia Airlines dengan hidangan satenya. Dengan menu khas ini, maskapai Negeri Jiran tersebut  berhasil memenangkan penghargaan tertinggi untuk hidangan katering terbaik tahun ini.
Kemudian Thai Airways yang dikenal dengan staf kabinnya yang ramah. Thai Airways adalah salah satu maskapai penerbangan internasional yang mengharuskan pramugari mengganti setelan ungu mereka dengan gaun tradisional Thailand, sebelum boarding penumpang.
All Nippon Airways  juga membuat tekanan kabin lebih tinggi dan kelembaban, untuk membuat penumpang terbang lebih nyaman.
Bahkan, Asiana Airlines, sebagai salah satu dari dua operator besar di Korea Selatan, merupakan satu dari enam maskapai penerbangan dunia yang mendapat status bintang lima oleh Skytrax.
Dengan armada yang relatif kecil hanya 75 pesawat, maskapai ini menawarkan layanan unik, seperti ruang tunggu bandara khusus untuk penumpang penyandang cacat di Bandara Internasional Incheon, pertunjukan sulap dalam penerbangan dan acara-acara.
Lalu, bagaimana dengan Indonesia?
Sayangnya, Garuda Indonesia, yang kerap menjadi acuan maskapai dalam negeri, tidak termasuk dalam daftar ini.  Namun, terkait dengan kreativitasnya, Garuda sempat meraih “The World`s Most Improved Airline” oleh lembaga pemeringkat airline, Skytrax.
Pada Maret 2012, Garuda juga sempat ditetapkan sebagai The Best International Airline oleh Roy Morgan, lembaga riset internasional independen Australia yang telah beroperasi selama 70 tahun.
Penelitian yang dilakukan mulai Februari 2011 hingga Januari 2012 terhadap 3.943 responden ini, mengkonfirmasi posisi Garuda, sebagai maskapai terunggul dibandingkan Singapore Airlines, Air New Zealand, Emirates, dan Cathay Pacific. [ast]

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...